VPS
1.
VPS ( Virtual Privat Server ) adalah teknologi server side tentang sistem operasi dan perangkat lunak yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar dibagi ke beberapa virtual mesin. Tiap virtual mesin ini melayani sistem operasi dan perangkat lunak secara mandiri dan dengan konfigurasi yang cepat. Secara global VPS sering digunakan untuk Cloud Computing, Software Bot, Menjalankan Software robot forex (untuk trading), dsb.
Keunggulan VPS
- Administrasi penuh sebagai pemilik (root). - Bebas install dan uninstall perangkat lunak. - Server yang stabil (downtime berkurang). - Memiliki IP Public khusus. - Akses resources server yang cukup. - Manajemen web yang mudah dengan Cpanel. - Monitoring web servis dari provider. - Migrasi data yang mudah dari shared ke VPS dengan Cpanelv.
Kelemahan VPS
- Harga yang mahal ketimbang Shared Hosting. - Tidak cocok untuk pemula. - Jika terjadi kegagalan hardware maka akan mempengaruhi semua VPS dalam sebuah server. - Server harus sering dimonitoring. - Berbagi resources dengan pengguna lain, sehingga VPS tidak berjalan maksimal. - Instalasi dan manajemen perangkat lunak yanglebih rumit. - Keharusan update patch perangkat lunak terbaru.
Dasar-Dasar VPS
Berikut adalah informasi dasar yang bisa kamu ketahui lebih lanjut mengenai VPS :
VPS bekerja seperti sebuah server yang terpisah. VPS memiliki processes, users, files dan menyediakan full root access. Setiap VPS mempunyai ip address, port number, tables, filtering dan routing rules sendiri. VPS dapat melakukan konfigurasi file untuk sistem dan aplikasi software. Setiap VPS dapat memiliki system libraries atau mengubah menjadi salah satu system libraries yang lain. Setiap VPS dapat delete, add, modify file apa saja, termasuk file yang ada di dalam root, dan menginstall software aplikasi sendiri atau mengkonfigurasi root application software. Dalam sebuah VPS, resource server yang alokasikan adalah meliputi CPU Core, CPU Usage, RAM, dan Storage atau ruang penyimpanan. Spesifikasi sebuah VPS itu sendiri berbagai macam, baik dari segi Hard disk, memory nya, jenis prosesor nya, pilihan operasi sistemnya (Windows/Linux/ dan sebagainya). VPS sudah terhubung dengan internet selama 24 jam dengan kecepatan tinggi agar setiap user bisa dengan mudah mengaksesnya. VPS biasanya diakses melalui komputer pribadi menggunakan software Remote Desktop Connection (RDC) yang biasanya sudah tersedia di operasi sistem WINDOWS. VPS dilengkapi dengan pengaturan sendiri untuk init script, users, pemrosesan, filesystem dan sebagainya. VPS bekerja seperti sebuah server yang terpisah memiliki processes, users, files dan menyediakan full root access. Setiap VPS mempunyai ip
address, port number, tables, filtering dan routing rules sendiri. VPS juga dapat melakukan konfigurasi file untuk sistem dan aplikasi software. Dengan Vps Anda sebagai pengguna tidak perlu lagi merawat Server Virtual ini, karena perusahaan penyedia VPS akan merawat secara berkala serta mengupgrade OS, RAM, dsb.
VPS memiliki banyak sekali fungsi dan kegunaan, diataranya adalah:
Web Hosting Salah satu penggunaan yang populer adalah untuk menyediakan web hosting. Virtual Private Server sangat tepat untuk level menengah dan situs web perusahaan, dimana aplikasi membutuhkan konfigurasi yang spesifik dan hanya bisa dilakukan oleh Superuser. Penggunaan ini juga cocok untuk memulai bisnis web hosting dengan anggaran yang terbatas namun layanan dengan yang berkualitas.
Backup Server Kebutuhan backup server untuk menjamin layanan selalu berjalan normal adalah sangat penting. Backup server ini bisa meliputi situs web, surel, berkas, dan basis data. Semua layanan ini berada dalam kondisi fisik dan logical yang terpisah sehingga meminimalisasi kerusakaan atau kehilangan data.
Sebagai file server atau storage server dimana kita bisa menyimpan file dan data baik melalui ftp, maupun http.
Sebagai server remote desktop, dimana kita bisa mendownload dan mengupload file secara remote, menjalankan aplikasi forex, bot/ robot & automation, spinner.
Sebagai host server untuk VPN dan Tunneling.
Application Hosting Dengan Virtual Private Server, memungkinkan untuk membangun custom mission critical software tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu mahal. Melakukan outsource development aplikasi juga sudah menjadi trend untuk menghemat biaya sehingga investasi jauh lebih efisien.
Development/Test Environments Virtual Private Server juga membantu untuk melakukan serangkaian development testing secara efisien, beberapa sistem operasi dan alamat IP publik dengan mudah bisa dilakukan, koneksi secara remote untuk reboot dan penggantian interface cukup dilakukan dengan cepat, sama seperti halnya mempunyai 1
rak yang penuh dengan server testing.
Educational Outpost Virtual Private Server menjadikan ajang untuk bereksperimen UNIX Operating System dengan berbagai macam distribusi sekaligus. Membuat proses ekperimen lebih beragam dan lebih mudah membandingkannya.
Jadi, ketika Anda memutuskan untuk membangun sebuah website atau blog untuk kepentingan komersial, sangat disarankan untuk menyewa VPS. Karena VPS sangat membantu kinerja Anda dalam mengelola website yang Anda miliki, bahkan lebih dari satu website. Khusunya bagi para web developer yang memiliki domain dalam jumlah banyak tentu Anda akan sangat membutuhkan kustomisasi untuk berbagai macam aplikasi yang Anda gunakan. Pengertian Virtual Private Server (VPS) inilah bisa menjadi referensi bagi Anda yang hendak membangun domain-domain tersebut.
2.
Apa itu shared hosting? Shared hosting merupakan salah satu pilihan popular terutama bagi situs-situs yang baru, pada dasarnya jenis hosting ini bekerja untuk memberikan sumber daya server yang nantinya akan digunakan oleh beberapa situs web yang memiliki layanan sama. Penjelasan lebih luasnya lagi adalah bahwa shared hosting ini memberi layanan dengan account hosting yang diletakan bersama-sama beberapa account lainnya didalam satu server yang sama sehingga dalam kinerjanya akan memakai servis bersama.
Ketika seseorang telah memutuskan untuk membuat sebuah situs website maka hal pertama yang harus dilakukan untuk mengelolanya adalah dengan memilih tempat siapa dan mana yang akan dijadikan sebagai penyedia layanan hosting sebuah situs website. Langkah selanjutnya setelah memeutuskan tempat maka pengguna diminta untuk memilih paket hosting yang tersedia pada layanan hosting, pada umunya ada 5 yaitu shared hosting, VPS, cloud hosting, wordpress hosting dan dedicated server hosting.
Kelebihan Shared Hosting
Biaya Murah Dibandingkan dengan jenis hosting yang lain, shared hosting merupakan pilihan yang paling murah karena pada setiap server pengguna akan berbagi ruang serta sumber daya dengan yang lainnya. Sebagai contoh shared hosting adalah perumpaan ketika seseorang menyewa sebuah kontrakan atau apartemen yang akan digunakan bersama-sama agar lebih menghemat uang karena biaya akan ditanggung bersama-sama.
Pada umunya pengelolaan shared hosting pasti sepenuhnya dipegang oleh penyedia layanan hosting tersebut, oleh karena itu pengguna tidak perlu khawatir lagi mengenai apa pun yang
berkaitan dengan kinerja layanan hosting dan hanya melakukan pengelolaan terhadap situsnya. Dengan hanya memfokuskan pada pengelolaan saja maka pengguna akan lebih menghemat waktu karena tidak perlu repot lagi untuk mengurusi kinerja server dan juga menghemat biaya.
Penggunaan Mudah Didalam layanan shared hosting pengguna akan dimudahkan karena nanti semua operasional server akan diambil ahli oleh penyedia layanan sehingga bagi para pemula yang tidak memiliki pemahaman mengenai pemograman masih tetap bisa untuk mengelola situs web atau blognya. Namun saat nanti web atau blog pengguna layanan shared hosting sudah mempunyai jangkauan yang luas dan pengunjung yang luar biasa banyaknya, maka perlu untuk mengganti layanan hosting ke VPS atau dedicated web server.
Alasannya adalah karena kembali lagi menyesuaikan pada kebutuhan dimana untuk web yang sudah besar dan memiliki banyak pengunjung lebih cocok dengan layanan hosting yang lainnya, jika pengguna masih menggunakan shared hosting maka situsnya akan berdampak pada situs lainnya didalam server yang sama dan pengaruhnya bisa membuat error atau down time. Selanjutnya jika pengguna sudah mengganti layanan hosting maka harus belajar pengetahuan mengenai pemograman.
Administrasi dan Pemeliharaan Server Mudah Sesuai dengan penjelasan diatas bahwa shared hosting sangat cocok bagi pemula yang baru memiliki pemahaman mengenai dunia web dan layanan hosting. Dengan menggunakan jenis hosting ini pengguna lebih difokuskan pada pembelajaran mengenai blog ataupun website yang sedang dibangun, namun hal ini hanya sementara waktu karena pengguna harus mengganti layanan ketika sudah mengalami traffic pengunjung. Mengenai administrasi dan pemeliharaan server pengguna tidak perlu memikirkannya lagi karena semuanya sudah diambil ahli oleh penyedia layanan hosting.
Sangat Ideal untuk Blog maupun Website Bisnis Skala Kecil Shared web hosting ini dikatakan sangat ideal untuk pengguna situs blog maupun website bisnis dengan skala yang kecil. Alasannya pertama karena pertimbangan anggaran, hal ini tentu sering terjadi pada seseorang yang memulai bisnis kecil-kecilan dimana untuk mengurangi resiko kerugian yang besar maka seseorang akan lebih menghemat uang terkait anggaran.
Karena shared hosting ini menawarkan layanan dengan harga yang sangat murah maka sangat cocok untuk seseorang yang melakukan bisnis dengan situs blog atau web dengan skala kecil. Lalu alasan yang kedua adalah mengenai pehaman dan kemampuan seseorang dalam mengelola hosting, tentu untuk yang baru terjun di dunia web hosting akan kesulitan untuk menjalankan layanan hosting.
Namun dishared hosting pengguna tidak perlu kesulitan lagi karena semua server akan diambil ahli oleh penyedia layanan hosting tersebut, untuk itu shares hosting sangat ideal bagi pemula blog atau web bisnis kecil.
Control Panel yang mudah Dengan menggunakan shared hosting ini pengguna akan diberi kemudahan dalam hal control panel karena penyedia layanan hosting akan memberika akses yang luas terhadap hal tersebut. Dalam mengelola website atau blog akan lebih mudah lagi karena pengguna sudah memiliki akses control panel, sehingga pengguna akan bisa memanfaatkan banyak fitur yang tersedia misalnya ketika akan mengunggah file ataupun gambar akan lebih lancar dan mudah serta untuk memudahkan pengguna yang ingin melihat statistic apapun yang berkaitan dengan web atau blognya.
Email akan masuk pada akun email pengguna Sudah kita ketahui bahwa penggunaan layanan shared hosting ini adalah dilakukan bersamasama dengan berbagi server pada pengguna lain. Namun tidak perlu khawatir mengenai email yang dikirim untuk pengguna akan masuk pada email pengguna bukan semua email yang masuk pada layanan server yang sama.
Kekurangan Shared Hosting
Area Kontrol Terbatas pada Server Pengguna pada layanan shared hosting ini hanya memiliki ruang yang sedikit terkait akses ke server sehingga kontrolnya sangat terbatas sekali. Hal ini terjadi karena dalam layanan hosting ini kepemilikan akses penuh hanya dimiliki oleh administrator penyedia layanan hosting, jadi untuk pengelolaan semua akun server diambil ahli juga dan pengguna memiliki akses yang sedikit.
Memungkinkan Terjadinya Crash Sebagaimana telah dijelaskan bahwa jenis layanan shared hosting ini adalah yang menggunakan banyak pengguna di dalam satu server, dengan hal tersebut tentu sudah tidak heran lagi jika sewaktu-waktu akan terjadi crash. Adanya beban yang berat terutama jika sedang ada traffic akan berpengaruh terhadap kinerja situs web atau blog pengguna lainnya dan akhirnya terjadi gangguan layanan atau crash.
Keamanan yang kurang Dalam shared hosting yang memberi ruang yang luas dalam satu server, akan lebih rentan terhadap penyalahgunaan akses atau fitur lainnya yang sangat sensitive. Denga hal tersebut pasti
akan banyak memunculkan masalah pada server dan bahkan akan terbuka celah dari keamanan yang dipasang.
Penggunaan Sotware lain terbatas Pengguna shared hosting tidak bisa mendapatkan akses dalam menggunakan atau menjalankan software lain selain yang telah ditawarkan oleh penyedia layanan hosting.
Demikian informasi mengenai shared hosting yang merupakan salah satu layanan hosting paling diminati oleh para pemula. Penjelasan diatas pun juga mengenai kelebihan dan kekurangan yang ada pada layanan shared hosting.
3.
Dedicated Server didefinisikan sebagai layanan penyewaan server secara utuh yang diletakan pada data center tanpa berbagi (shared) dengan pengguna lain sebagaimana pada layanan shared hosting (hosting regular). Perangkat server biasanya disediakan dan dikelola oleh penyedia layanan dedicated server sehingga kita hanya bertanggung jawab untuk memakainya saja.
Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Dedicated Server Hosting
Kelebihan Dedicated Server
1. Akses Penuh Dedicated server memeberikan kebebasan kepada penyewa untuk memiliki hak akses yang dimiliki 100%. Menariknya lagi adalah Dedicated Server juga akan memudahkan dan membebaskan penggunanya untuk melakukan konfigurasi berdasarkan bentuk spesifikasi yang dibutuhkan. 2. Aman Kelebihan dari penggunaan Dedicated Server selanjutnya adalah apabila terjadi kerusakan pada server, Anda tidak bertanggung jawab pada kerusakan tersebut. Sehingga sangat aman bagi Anda untuk mengoperasikan Dedicated Server tersebut. 3. Efektif, Bisa Menggunakan Remote Kelebihan lainnya adalah penyewa bisa mengontrol server menggunakan remote saja. Anda tidak perlu melakukan pengawasan pada fisik server secara langsung. Sehingga tidak akan merepotkan atau membebani Anda selama mengelola website. 4. Tidak Terganggu Aktifitas Lain Ketika Anda menggunakan Dedicated Server, Anda tidak perlu merasa terganggu dengan klien yang lain. Mengapa seperti itu? Sebab hosting dengan jenis Dedicated Server hanya digunakan oleh 1 orang pengguna saja. Jadi, tidak akan mengganggu kinerja website apabila sewaktuwaktu jumlah pengunjungnya meningkat. Hosting ini juga memungkinkan penggunanya untuk mengelola banyak domain pada satu server yang dimiliki. Dimana manajemen website juga akan semakin maksimal karena Anda lah yang mempunyai kontrol dan kuasa penuh terhadap server tersebut.
Kekurangan Dedicated Server
1. Harganya Mahal Kekurangan yang dimiliki oleh hosting dengan tipe Dedicated Server adalah biaya yang dibutuhkan melakukan masuk ke dalam kategori mahal. Semakin tinggi spesifikasi server yang diinginkan maka semakin mahal pula harga yang harus dibayarkan. Berbeda dengan share hosting yang memungkinkan Anda untuk membayar sewa bersama dengan pengguna lainnya. 2. Skill yang Advanced Kekurangan lain dari penggunakan Dedicated Server adalah penyewa harus memahami kinerja dan cara kontrol server. Hal tersebut sangat penting agar Anda bisa mengelola dedicated server dengan maksimal. Apalagi, ada cukup banyak pengaturan di berbagai aplikasi yang harus dilakukan. Sehingga Anda harus benar-benar mempelajari pengelolaan data menggunakan dedicated server sebelum menyewanya.
4.
Cloud hosting adalah tipe web hosting yang tidak hanya menggunakan satu server saja, melainkan menggunakan beberapa server untuk menyeimbangkan beban (load) dan memaksimalkan jam kerja server (uptime). Dengan kata lain, cloud hosting merupakan teknologi yang menggabungkan beberapa server untuk berjalan layaknya satu server utuh. Tujuannya tak lain untuk menjaga performa.
Jadi, cloud hosting tidak menggunakan single server tetapi menggunakan teknologi yang dikenal dengan nama “cluster” –menggabungkan beberapa resource server secara terpusat. Semakin banyak server yang tergabung di dalam satu cluster maka semakin besar resource yang ditambahkan ke cloud hosting.
Teknologi cluster memungkinkan website tetap berjalan meski salah satu server bermasalah. Saat salah satu server bermasalah, server lain akan menjaga website tetap berjalan. Hal itu membuat uptime cloud hosting cenderung tinggi karena server saling mem-backup.
Selain itu, resource di cloud hosting tidak dipengaruhi atau tidak dibagi dengan pengguna lain karena sudah dedicated.
Cloud hosting secara garis besar berbeda dengan shared hosting pada umumnya. Fokus pada uptime, fleksibilitas dan kemudahan proses scalling, serta private resource adalah beberapa keunggulan dari cloud hosting.
Simpelnya, cloud hosting adalah shared hosting rasa VPS. Kenapa? Karena proses pengelolaan/manajemen cloud hosting sama mudahnya seperti layanan web hosting yang sudah sering Anda gunakan, tapi kualitas dan resource setara dengan VPS.
Cara Kerja Cloud Hosting
Di bagian atas sudah dibahas sedikit mengenai apa itu cloud hosting. Pada bagian ini membahas lebih lanjut bagaimana cara kerja cloud hosting untuk menjalankan website.
Server yang ada di dalam cloud hosting saling membantu saat melakukan serangkaian tugas atau program. Di saat ada server terjadi masalah, server lain yang masih aktif aktif lainnya sementara menggantikan tugas server yang bermasalah untuk melayani permintaan (request) website.
Proses yang sama terjadi pada saat server mengalami kelebihan beban (overload). Server lain di dalam cluster yang sama akan membantu server yang kewalahan memproses permintaan dari website.
Jadi, cloud hosting melakukan pendekatan distribusi. Karena setiap permintaan website didistribusikan ke beberapa lokasi sehingga masalah downtime bisa dicegah saat server cluster mengalami gangguan.
Cloud hosting menerapkan prinsip gotong royong antar server. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan uptime dan lebih cepat melayani permintaan website. Hal ini sangat berbeda dengan server shared hosting yang bekerja secara individu, bahkan saling berebut resource.
Kelebihan Web Hosting Cloud Server
Tahukah Anda menggunakan cloud server sangat menguntungkan sekali bagi penggunanya. Para pengguna cloud server sangat puas ketika memakai cloud server ini, sehingga Anda harus mencobanya juga. Lebih yakin dan mantap untuk mencoba cloud server sebaiknya Anda mengetahui kelebihannya terlebih dahulu. Berikut ini merupakan kelebihan dari web hosting cloud server yang harus diketahui.
1. Biaya terjangkau Cloud server biasanya bisa dibeli atau disewa. Harga pembelian cloud server tergolong sangat terjangkau, bahkan harganya lebih murah dari penyimpanan perangkat keras seperti hardisk. Dari harga yang ditawarkan, pengguna cloud server sama sekali tidak rugi karena Anda bisa menyimpan data sebanyak mungkin tanpa adanya keterbatasan. 2. Tidak akan kehilangan data Data yang tersimpan pada cloud server pastinya sangat aman. Bila ada kerusakan server maka, data tetap ada dan hanya ada kemungkinan kecil saja Anda mengalami kehilangan data. Sejauh ini para pengguna cloud server merasa aman karena datanya tidak pernah hilang. Bahkan cloud server ini juga mampu meminimalisir kerusakan data corrupt.
3. Kapasitas penyimpanan tidak terbatas Pada perangkat keras seperti hardisk dan flashdisk kapasitas penyimpanan datanya sangat terbatas. Maksimal perangkat keras dapat menyimpan data hingga 2 TB. Berbeda dengan cloud server, kapasitas penyimpanan datanya tidak terbatas. Sebanyak apapun data yang ingin disimpan pada cloud server pasti bisa ditampung. Adanya cloud server ini dapat membuat Anda lebih hemat karena tidak perlu lagi melakukan pembelian flashdisk ataupun hardisk baru. Cukup menyimpannya saja di cloud server saja. 4. Fleksibel Web hosting cloud server sangat fleksibel sekali, karena Anda bisa mengakses data dengan mudah. Saat ingin mengambil data, Anda bisa menggunakan komputer satu dengan lainnya. Seperti yang telah kita ketahui bahwa cloud server penyimpanan datanya dijaringan internet, jadi selama ada jaringan internet Anda dapat mengakses data di komputer mana saja.
Kelebihan yang dimiliki oleh cloud server begitu hebat. Tidak salah kalau banyak yang menyukai menggunakan web hosting jenis cloud server. Harganya juga sangat terjangkau, membuat para pembuat website yang memiliki budget rendah bisa menggunakan hosting tersebut. Cloud server membantu seluruh pengguna web hosting lebih mudah dalam melakukan penyimpanan data secara aman dan fleksibel. Baca Juga : Panduan Memilih Server VPS
Kekurangan Web Hosting Cloud Server
Melihat kelebihan cloud server membuat Anda dapat mengambil kesimpulan bahwa cloud server ini sangat sempurna. Padahal cloud server tidak sempurna seperti bayangan Anda, karena masih kekurangan. Berikut ini merupakan kekurangan yang berada dilayanan hosting cloud server yang membuat pelanggannya agak kecewa.
1. Pelayanan kurang sepenuhnya Maksud dari pelayanan yang kurang sepenuhnya yaitu tergantung pada service. Anda pasti tahu kalau cloud server bisa dibeli pada jasa layanan web hosting, jadi jasa akan memberikan cloud server dengan kemampuan berbeda-beda. Oleh karena itu sebelum membeli cloud server, Anda harus bertanya terlebih dahulu pada jasa. Batasan layanan biasanya dibuat pada cloud provider, sehingga Anda harus memperhatikannya. 2. Penyesuaian yang kurang Menggunakan cloud server pada web hosting harus lebih memperhatikan pada regulasi
bisnis. Biasanya penyimpanan cloud service provider ini tidak boleh asal, Anda harus dapat menyamakan level serta menyesuaikan dengan penyimpanan data yang berada di cloud. Memang cloud server ini masih sangat awal dalam bidang teknologi, sehingga setiap pengguna cloud server harus hati-hati dalam melakukan penyesuaian penyimpanan data. Perlahan-lahan Anda pasti akan memahami tentang penyesuaian yang kurang ini. 3. Tidak ada perlindungan privasi Tempat penyimpanan cloud server sistemnya terpusat, jadi siapa saja yang menggunakan cloud server maka datanya akan disimpan menjadi satu pada penyimpan cloud server pusat. Nama dari penyimpanan pusat yaitu cloud provider. Semua orang dapat mengakses seluruh data Anda dari cloud provider tanpa sepengetahuan dan izin Anda. Hal ini membuat cloud server menurun kualitasnya sebagai hosting terbaik.
(sumber : Google.com)




Comments
Post a Comment